Amal perbuatan dinilai di akhirnya. Oleh karena itu, hendaklah manusia tidak ter…

///Amal perbuatan dinilai di akhirnya. Oleh karena itu, hendaklah manusia tidak ter…

Amal perbuatan dinilai di akhirnya. Oleh karena itu, hendaklah manusia tidak ter…


 

Amal perbuatan dinilai di akhirnya. Oleh karena itu, hendaklah manusia tidak terpedaya dengan kondisinya saat ini, justru ia harus selalu memohon kepada Allah agar diberikan keteguhan dan akhir hayat yang baik (husnul khatimah). Setelah mati, seorang hamba hanya tinggal memetik apa yang selama ini ia tanam di dunia, tidak ada kesempatan kedua untuk menambah amal. jika kebaikan yang ia tanam, itulah yang akan ia panen. Jika keburukan yang ia tanam, maka dialah yang akan merasakannya sendiri. Oleh karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk banyak-banyak mengingat kematian. Kehidupan ada di tangan Allah. Seseorang tidak akan mati kecuali apabila dia telah menyempurnakan umurnya. Alangkah bahagianya apabila kita selalu bertawakal kepada ALLAH hingga ALLAH menutup usia kita dalam kebiasaan beribadah kepadaNya. .
.
🎬 @kajian_ustadzkhalid_basalamah .
.
.
Follow: @jogja.mengaji
Follow: @indonesiatauhid
Follow: @indonesiabertauhidtv



klik disini untuk menuju kepada sumber artikel

By |2018-11-08T04:57:25+00:00November 8th, 2018|Categories: Articles, Tauhid|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Leave A Comment